
Kawasan Tamansari Jogja. Foto: instagram @vishel_16
JOGJAASIK-Salah satu tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi di Yogyakarta adalah tamansari. Tempat wisata ini tak pernah sepi pengunjung, baik domestik hingga mancanegara. Wisata ini juga sangat strategis, di mana dekat dengan Keraton Jogja yang pastinya tempat ini terkesan memiliki nuansa yang kuno, unik dan juga memiliki sejarah-sejarah Kerajaan Yogyakarta.
Dikutip dari Youtube Life Experience Channel, Rabu (17/7/2024), kawasan wisata ini juga sering disebut sebagai istana air. Nah kenapa itu karena memiliki kolam-kolam air yang punya nilai sejarah tersendiri. Untuk harga tiket masuk Tamansari cukup terjangkau yaitu sebesar Rp 15.000 per orangnya untuk wisatawan domestik sedangkan Rp25.000 untuk wisatawan mancanegara.
Tamansari ini mulai dibangun pada tahun 1758 pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono pertama. Pembangunan ini dibangun di atas mata air atau Umbul yang lebih dikenal dengan Umbul pacetokan. Pembangunan Tamansari ini dilakukan secara bertahap. Oleh karena itu ada beberapa bangunan inti terpenting dari Tamansari yang diselesaikan pada tahun 1765. Tempat wisata ini juga sudah direnovasi beberapa kali pasca terdampaknya gempa bumi pada tanggal 27 mei 2006. Kalau melihat pada zaman dahulu, tidak seperti sekarang dulu Kompleks Tamansari ini memiliki luas hingga 10 hektar dan memiliki 57 bangunan. Kini luas Tamansari sudah berkurang, tetapi masih ada beberapa bangunan yang tetap dilestarikan.
Setiap area di kawasan Tamansari memiliki daya tarik sendiri. Nah yang pertama nih terdapatnya gapura. Di Taman Sari ini memiliki beberapa gapura yang dibangun dengan hiasan relief burung dan juga bunga. Contohnya Gapura Agung yang dulunya berfungsi sebagai gerbang masuk menuju Taman, ada pula gapura kenari yang dulunya berfungsi sebagai pintu belakang. Tapi kini dijadikan jalan masuk menuju Tamansari. Di sebelah barat gapura kenari ada gapura panggung yang tampak megah dan juga menjadi gerbang masuk Tamansari.
Kemudian terdapat pasiraman Umbul Binangun yang mana pasiraman merupakan bahasa Jawa yang artinya pemandian. Tempat ini juga berupa kolam yang dulunya sering digunakan sebagai tempat mandi para istri Sultan maupun para putri kraton. Nah di sini juga ada tiga kolam yang semuanya dilengkapi hiasan berbentuk jamur. Tempat keluarnya mata air ketiga kolam tersebut diberi nama yang pertama Umbul panguras yang mana kolam ini menjadi pemandian khusus untuk raja, yang kedua Umbul pemuncar yang mana kolam pemandian ini untuk istri dan juga selir dan yang ketiga Umbul Kawitan di mana kolam pemandian untuk para putri.
Selanjutnya terdapat ada sumur Gumilang yang mana sumur Gumilang ini selalu jadi Spot favorit para pengunjung untuk berfoto. Sumur Gumilang ini sebenarnya berfungsi sebagai masjid tetapi sayangnya sejak pandemi sumur Gumilang ini masih ditutup hingga sekarang. Sejarah Tamansari juga menyimpan beberapa mitos-mitos yang dipercaya oleh beberapa warga setempat. Namun itu hanya sekedar mitos saja kurang lebihnya belum dipastikan kebenarannya. Sebagai pengunjung kita harus menjaga kelestarian bangunan kuno ini salah satunya dengan tidak merusak bangunan yang bersejarah.*
The post Berkunjung ke Tamansari Jogja: Simak Sejarah dan Harga Tiket Masuk Terbaru first appeared on Rekomendasi Wisata & Usaha Jogja 2024.


