
LUWU UTARA — Aktivitas pelangsiran bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi kembali meresahkan masyarakat. Kali ini, praktik tersebut diduga marak terjadi di SPBU 74.91994 yang berlokasi di Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara.(3/4/2026)
Warga setempat mengeluhkan keberadaan sejumlah kendaraan yang diduga digunakan sebagai mobil pelangsir. Kendaraan tersebut disebut telah dimodifikasi dengan tangki tambahan guna menampung solar dalam jumlah besar.

Akibat aktivitas tersebut, antrean panjang kendaraan kerap terjadi di area SPBU. Bahkan, tidak sedikit masyarakat yang kesulitan mendapatkan solar subsidi karena stok cepat habis diduga akibat diborong oleh pelangsir.
“Setiap hari ada saja mobil yang bolak-balik isi solar. Tangkinya sudah dimodifikasi, jadi mereka bisa ambil dalam jumlah banyak. Kami sebagai masyarakat jadi susah dapat,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain menyebabkan kelangkaan, praktik ini juga memicu kemacetan di sekitar SPBU dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya.

Warga pun mendesak aparat kepolisian dan pihak Pertamina untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna menertibkan aktivitas pelangsiran yang dinilai merugikan masyarakat.
Mereka berharap ada tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang terlibat, baik pelangsir maupun pihak yang diduga membiarkan praktik tersebut berlangsung.
“Harus ada sidak dari polisi dan Pertamina. Jangan sampai dibiarkan terus, karena ini sangat merugikan masyarakat kecil,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan praktik pelangsiran solar subsidi di SPBU tersebut.


