
Luwu Utara – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 yang menunjukkan tren positif pada berbagai indikator makro pembangunan, terutama pertumbuhan ekonomi dan penurunan angka kemiskinan.
Dalam laporannya Wakil Bupati Luwu Utara, Jumail Mappile, menyampaikan dari sisi belanja, Pemkab Luwu Utara berhasil mencapai sejumlah target RPJMD. Kamis 02/04/2026
Adapun capaian paling menonjol adalah pertumbuhan ekonomi Luwu Utara tahun 2025 yang melesat ke angka 6,17%.
Dengan capaian ini, Luwu Utara kini menempati peringkat ke-6 pertumbuhan ekonomi tertinggi di Provinsi Sulawesi Selatan. Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan masih menjadi tulang punggung utama dengan kontribusi sebesar 53,50%.
Kinerja pemerintah daerah juga tercermin pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Angka Kemiskinan berhasil ditekan dari 11,24% pada 2024 menjadi 10,74% pada 2025.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat tajam menjadi 74,81, melampaui target RPJMD sebesar 70,61 serta
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Turun menjadi 2,24% dari sebelumnya 2,39%.
Di tengah keterbatasan anggaran, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara tetap mendorong pembangunan infrastruktur melalui berbagai strategi kolaboratif. Salah satunya melalui program TMMD bersama TNI yang dilaksanakan oleh Kodim 1403/Palopo, dengan kegiatan pengkerikilan jalan ruas Masamba–Rampi sepanjang 5.000 meter, pembangunan drainase, serta rehabilitasi rumah layak huni.
Selain itu, pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 32 kilometer pada ruas Uri–Rongkong dan Mabusa–Se’pon–Tirobali berhasil direalisasikan melalui skema kemitraan strategis dan pemanfaatan dana CSR investasi. Pola ini menjadi solusi inovatif dalam menjawab keterbatasan dana transfer dari pemerintah pusat.
Upaya penanganan bencana banjir di wilayah Malangke dan Malangke Barat juga dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari ASN, TNI, Polri, sektor perbankan, hingga masyarakat desa.
Jumail Mappile menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada DPRD Kabupaten Luwu Utara atas kemitraan yang terjaga baik selama tahun 2025.
“Pemerintah dan DPRD adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Meski terkadang berbeda pandangan, namun tetap terpadu dalam bertindak untuk memastikan Luwu Utara unggul dan akseleratif menuju masyarakat maju,” ungkap Jumail Mappile menutup laporannya.
Diketahui, Saran dan rekomendasi dari DPRD terhadap LKPJ ini akan menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kabupaten Luwu Utara untuk perbaikan kinerja dan pelayanan publik di masa mendatang.
Lap:Rian


