
KilasNews/MAKASSAR — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar berpartisipasi dalam Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tingkat Kota Makassar yang diselenggarakan di Balai Prajurit Jenderal TNI M. Yusuf, Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (29/7/2026). Momentum ini dimanfaatkan untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui edukasi pengelolaan sampah kepada anak-anak.
Dalam kegiatan tersebut, DLH Kota Makassar menghadirkan pembelajaran interaktif mengenai pemilahan sampah. Anak-anak dikenalkan pada tiga jenis sampah, yaitu sampah organik, sampah anorganik, dan sampah residu, lengkap dengan contoh-contoh yang mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Sisa makanan, daun, dan bahan alami lainnya diperlihatkan sebagai contoh sampah organik. Sementara botol plastik, kemasan, dan kertas dikenalkan sebagai sampah anorganik yang masih memiliki potensi untuk didaur ulang atau dimanfaatkan kembali. Anak-anak juga diberikan pemahaman mengenai sampah residu, yakni jenis sampah yang sulit diolah sehingga memerlukan penanganan khusus.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, DLH Kota Makassar mengajak anak-anak mempraktikkan secara langsung cara memilah dan membuang sampah ke tempat yang sesuai. Metode belajar sambil bermain tersebut membuat suasana edukasi berlangsung menarik dan interaktif, sekaligus mendorong anak-anak lebih mudah memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Kegiatan ini sejalan dengan rangkaian peringatan Hari Anak Nasional yang turut menghadirkan sesi mendongeng oleh Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, melalui buku cerita bergambar berjudul Jelajah Hijau di Pantai Losari. Melalui cerita dan aktivitas edukatif, anak-anak diajak memahami bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti memilah sampah sejak dari rumah.
DLH Kota Makassar berharap edukasi sejak usia dini mampu membentuk karakter generasi yang peduli terhadap lingkungan. Dengan membiasakan pemilahan sampah dari sumbernya, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi pelopor perubahan yang mampu mewujudkan Kota Makassar yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Melalui partisipasi dalam Peringatan Hari Anak Nasional 2026, DLH Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mengedukasi masyarakat dari berbagai kalangan, termasuk anak-anak, sebagai bagian dari upaya membangun budaya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.(**)


