
TOKYO, JEPANG – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Helmy Budiman, mendampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, dalam kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, Jepang, Senin (1/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat hubungan dan peluang kerja sama internasional dengan sejumlah kota di Jepang, khususnya di bidang lingkungan, pengelolaan persampahan, dan pembangunan berkelanjutan.
Dalam kunjungan ke KBRI Tokyo, Aliyah Mustika Ilham bersama jajaran Pemkot Makassar diterima oleh Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Maria Renata Hutagalung, beserta jajaran pejabat KBRI Tokyo.
Helmy Budiman turut mendampingi Wawali Makassar bersama Staf Ahli Wali Kota Makassar Herfidha Attas dan Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Makassar Andi Zulfitrah.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah peluang kerja sama City-to-City Collaboration Project antara Kota Makassar dengan beberapa kota di Jepang.
Sebagai Kepala DLH Kota Makassar, Helmy Budiman memiliki peran strategis dalam pembahasan kerja sama yang berkaitan dengan pengelolaan sampah dan lingkungan.
Salah satu peluang kerja sama yang tengah dijajaki adalah dengan Kota Maniwa, Jepang, yang membuka ruang kolaborasi dalam bidang ekonomi sirkular dan manajemen persampahan.
Selain itu, Makassar juga menjajaki kerja sama dengan Kota Yokohama dalam bidang transportasi dan energi serta Kota Kawasaki dalam bidang manajemen air dan pengendalian banjir.
Kunjungan tersebut juga berkaitan dengan agenda Pemkot Makassar menghadiri Asia-Pacific Circular Cities Forum (APCC) 2026 yang berlangsung di Yokohama pada 2–4 September 2026.
Dalam forum tersebut, Kota Makassar dijadwalkan menjadi pembicara pada Plenary Session 1 pada 3 September 2026 dengan membawa materi bertajuk “Makassar City Waste Management Policy”.
Forum ini menjadi momentum bagi Makassar untuk memperkenalkan kebijakan pengelolaan persampahan sekaligus berbagi pengalaman mengenai upaya membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.
Keterlibatan Helmy Budiman dalam agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring dan membuka peluang pertukaran pengetahuan dengan kota-kota di Jepang yang memiliki pengalaman dalam pengelolaan lingkungan dan ekonomi sirkular.
Pemkot Makassar berharap peluang kerja sama yang dijajaki dapat ditindaklanjuti menjadi program konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan dan persampahan di Kota Makassar.
Melalui kunjungan bersama Wawali Makassar tersebut, Helmy Budiman turut mendorong agar kerja sama internasional di bidang lingkungan tidak hanya sebatas pertukaran informasi, tetapi dapat menghasilkan inovasi dan kolaborasi nyata untuk mendukung pembangunan Kota Makassar yang berkelanjutan.(*)


