
Luwu Utara – Suasana penuh kehangatan mewarnai Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara yang digelar di pelataran Kantor Camat Tana Lili, Selasa (3/3/2026).
Wakil Bupati Luwu Utara, Jumail Mappile menegaskan Safari Ramadan merupakan tradisi tahunan pemerintah daerah sebagai sarana silaturahmi sekaligus ruang komunikasi langsung dengan masyarakat.
“Safari Ramadan ini menjadi momentum bagi kami untuk menyampaikan program dan arah kebijakan pemerintah daerah, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di bulan penuh berkah ini,” ujarnya.
Ia memaparkan, tepat 20 Februari 2026 lalu, kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati genap satu tahun sejak dilantik Presiden RI. Berbagai program prioritas telah dijalankan, terutama di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Menurutnya, sektor pertanian diprioritaskan bukan hanya menjamin ketahanan pangan, tetapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program cetak sawah baru, modernisasi alat pertanian, serta peningkatan produktivitas terus didorong.
“Alhamdulillah, berdasarkan rilis terbaru, pertumbuhan ekonomi Luwu Utara mencapai 6,17 persen. Ini menunjukkan roda perekonomian masyarakat berjalan baik. Namun kita tidak boleh berpuas diri, kita ingin terus meningkat dari tahun ke tahun,” jelasnya.
Selain peningkatan produksi, Pemkab Luwu Utara juga fokus pada perluasan akses pasar dan hilirisasi hasil pertanian. Komoditas unggulan seperti kakao, kopi, dan beras dinilai memiliki potensi besar menarik minat investor, baik dari dalam maupun luar negeri.
“Jika investasi masuk, maka akan ada penyerapan tenaga kerja dan dampaknya tentu pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Selain sektor ekonomi, ia turut mengimbau masyarakat untuk mendukung gerakan kebersihan lingkungan yang telah dicanangkan pemerintah daerah setiap Selasa dan Jumat. Gerakan ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden kepada seluruh kepala daerah untuk memimpin langsung upaya menjaga kebersihan dan mengurangi risiko bencana seperti banjir dan longsor.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan dukungan dan kesadaran bersama untuk membangun daerah yang kita cintai ini. Dengan kebersamaan, keamanan, dan ketertiban, kita bisa mewujudkan Luwu Utara yang lebih maju dan sejahtera,” tutupnya.
Lap:Rian


