
Luwu Utara- Dinamika roda pemerintahan di Kabupaten Luwu Utara (Lutra) kembali memasuki babak baru. Sebagian besar pejabat warisan era pemerintahan sebelumnya bergeser. Rotasi yang dilakukan Bupati Andi Abdullah Rahim belum lama ini, disebut sebagai sebuah langkah strategis nan produktif untuk memperkuat dan mempercepat jalannya roda pemerintahan.
Salah satu sosok pejabat yang mengalami rotasi atau pergeseran adalah Akram Risa, S.Pd., M.Si., yang dikenal memiliki rekam jejak mumpuni pada posisi Jabatan Pimpinan Tinggi (UPT) Pratama. Akram Risa resmi memangku jabatan definitif sebagai Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DP2KUKM). Ini tantangan tak mudah bagi Akram.
Amanah besar yang diberikan oleh Bupati Andi Abdullah Rahim tentu tidak datang begitu saja, tetapi melalui sebuah pertimbangan yang matang berdasarkan jobfit yang dilakukan sebelumnya. Rekam jejak dan integritas mantan Asisten Pemerintahan dan Kesra ini dianggap mumpuni untuk mengomandoi perangkat daerah yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak.
Kehadiran sosok Akram Risa dinilai membawa angin segar bagi para pelaku usaha di Kabupaten Luwu Utara. Dengan kepemimpinan yang baru ini, diharapkan ada inovasi dalam hal penyaluran bantuan, perbaikan sistem tata kelola pasar, kemudahan izin usaha, hingga perluasan akses pasar bagi produk-produk unggulan daerah seperti cokelat sawit, dan kopi Luwu Utara.
Sebagai pejabat yang diberi amanah, Akram wajib menyatakan kesiapannya untuk segera tancap gas menjalankan amanah serta kepercayaan yang diberikan tersebut, dengan fokus utama adalah memastikan terbangunnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah (pemda), perbankan, serta pelaku usaha agar tetap berjalan dengan baik tanpa hambatan sedikit pun.
Bagi Akram Risa, pelantikan bukanlah sekadar rotasi biasa hanya untuk mengisi jabatan kosong, tetapi melainkan sebuah langkah strategis untuk memperkuat pilar ekonomi kerakyatan di “Bumi La Maranginang”, julukan Luwu Utara. Penerima penghargaan Tenaga Pendidik PNF Berprestasi Tingkat Nasional Kemendiknas ini berjanji segera melakukan akselerasi program.
Sektor P2KUKM merupakan tulang punggung ketahanan ekonomi daerah. Untuk itu, ia dituntut untuk segera bergerak melakukan akselerasi program, terutama dalam hal pemberdayaan pelaku usaha kecil dan menengah, termasuk optimalisasi pasar, dan tata kelola migas. Di mana sektor ini selalu menjadi perhatian penuh nan vital di tengah-tengah masyarakat Luwu Utara.
Lap:Rian


