
MAKASSAR — Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar terus memperkuat kualitas pembelajaran berbasis praktik guna mencetak sumber daya manusia pelayaran yang kompeten dan siap menghadapi tuntutan industri maritim.
Upaya tersebut dilakukan melalui Workshop Penyusunan Skenario Pembelajaran Laboratorium dan Simulator yang diselenggarakan oleh Program Studi (Prodi) Teknika dan KALK PIP Makassar.
Workshop ini menjadi wadah bagi dosen dan instruktur untuk menyusun serta menyempurnakan draft dan modul skenario pembelajaran praktikum yang terstruktur, sistematis, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran kepelautan.
Penyusunan skenario pembelajaran berbasis laboratorium dan simulator dinilai penting karena proses pendidikan pelaut tidak cukup hanya mengandalkan penguasaan teori. Peserta didik juga perlu mendapatkan pengalaman latihan yang realistis sehingga mampu menghadapi berbagai situasi operasional di lingkungan kerja maritim.
Melalui workshop tersebut, setiap skenario simulasi diarahkan agar memiliki tujuan pembelajaran yang jelas dan mampu mengasah kemampuan peserta didik dalam mengambil keputusan, menerapkan keterampilan teknis, serta meningkatkan kesiapan menghadapi kondisi operasional di kapal.
Selain itu, penyusunan modul secara sistematis diharapkan dapat memastikan pelaksanaan praktikum berjalan lebih terukur dan memiliki standar pembelajaran yang konsisten.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen PIP Makassar dalam mengembangkan metode pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri pelayaran.
Dengan penguatan pembelajaran berbasis simulator, PIP Makassar berupaya memastikan calon pelaut tidak hanya memahami aspek teoritis, tetapi juga memiliki keterampilan teknis, ketepatan pengambilan keputusan, kesiapan operasional, serta sikap profesional.
Pembelajaran yang semakin realistis dan terarah diharapkan menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan PIP Makassar yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia maritim nasional maupun internasional.


