Close Menu
Kilas NewsKilas News
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • DAERAH
    • METRO
    • INFO DESA
  • ADVERTORIAL
    • OLAHRAGA
    • BUDAYA
    • PEMERINTAHAN
    • TNI-POLRI

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pengembalian Uang ke Negara Tidak Menghapus Pidananya,Aliansi Mahasiswa La Aji Renhoat Desak Periksa PPK Kantor UPP Tual

Oktober 14, 2026

Arahan Wali Kota, Sekda Boyong SKPD Turun ke Sekolah, Bagikan Masker Cegah Dampak Kabut Asap

Oktober 14, 2026

Temuan BPK Penyelenggaraan Angkutan Laut Perintis Trayek R-99, Aktivis Desak Kejaksaan Periksa PPK KSOP Biak dan PT. Pelayaran Mandala Sejahtera Abadi

Oktober 14, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Technology
  • Gaming
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Kilas NewsKilas News
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • DAERAH
    • METRO
    • INFO DESA
  • ADVERTORIAL
    • OLAHRAGA
    • BUDAYA
    • PEMERINTAHAN
    • TNI-POLRI
Subscribe
Kilas NewsKilas News
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
Beranda » Sekda Pimpin Rapat Lintas Sektor, Pemkot Makassar Perkuat Penanganan Kabut Asap
Makassar

Sekda Pimpin Rapat Lintas Sektor, Pemkot Makassar Perkuat Penanganan Kabut Asap

Kilas NewsBy Kilas NewsOktober 14, 2026Tidak ada komentar5 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest Email
Share
Facebook WhatsApp Twitter Telegram

KilasNews/MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, terus memantau perkembangan kabut asap yang menyelimuti langit Kota Makassar.

Sejumlah langkah antisipasi disiapkan untuk mengendalikan dampak pencemaran udara, terutama terhadap kesehatan masyarakat dan aktivitas pendidikan.

Sebagai tindak lanjut, Appi menginstruksikan rapat koordinasi lintas sektor terkait penanganan pencemaran udara PM2.5 dan kabut asap di Kota Makassar.

Rapat berlangsung di Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (14/10/2026), dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, bersama jajaran perangkat daerah dan pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Meskipun tak hadiri secara langsung, tapi Wali Kota Appi menegaskan, pemantauan kondisi udara dan koordinasi antarlembaga perlu terus diperkuat agar pemerintah dapat mengambil langkah yang tepat sesuai perkembangan situasi di lapangan.

“Saya terus memantau perkembangan kabut asap di Makassar. Koordinasi lintas SKPD dan lintas instansi, termasuk dengan BMKG terkait kondisi cuaca, terus kita lakukan untuk mengikuti perkembangan situasi,” kata Appi.

Menurutnya, koordinasi tersebut penting untuk mempercepat penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan di tengah menurunnya kualitas udara.

Saat ini, lanjut Munafri langkah teknis dilakukan oleh Pemkot Makassar dengan melakukan dengan pembagian masker di sekolah.

Selain itu, Wali Kota Makassar itu menyampaikan Pemkot Makassar memberi perhatian khusus terhadap potensi gangguan kesehatan akibat paparan partikel halus PM2.5 yang dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan.

Karena itu, Dinas Kesehatan Kota Makassar bersama seluruh puskesmas diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Selain memperkuat pemantauan kondisi kesehatan warga, RSUD dan Puskesmas juga saya minta memastikan kesiapan stok oksigen medis sebagai langkah antisipasi,” imbuh Appi.

Perlindungan terhadap anak-anak di Sekolah juga menjadi perhatian Pemkot Makassar. Appi meminta Dinas Pendidikan tetap siaga dan menyiapkan langkah antisipasi apabila kualitas udara terus memburuk.

Meskipun belum diterapkan, jika kondisi kabut asap satutus berbahaya, maka Pemkot Makassar akan mempertimbangkan penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau sekolah daring untuk mengurangi risiko paparan polusi udara terhadap siswa.

“Kita menunggu status dari pemantauan seperti apa. Jika kategori berbahaya, maka kebijakan kita ambil sesuaikan dengan tingkat risiko di lapangan,” tutup Appi.

Pada kesempatan ini, usai memimpin rapat koordinasi, Sekda Makassar Andi Zulkifly Nanda, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman langsung meninjau SMP Negeri 6 Makassar untuk membagikan masker kepada para siswa.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, mengatakan rapat koordinasi lintas sektor digelar atas instruksi langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, untuk memvalidasi kondisi kualitas udara sekaligus mengidentifikasi sumber pencemaran.

“Ini merupakan instruksi langsung dari Bapak Wali Kota Makassar agar kita segera melaksanakan rapat bersama SKPD dan unsur terkait, termasuk menggandeng BMKG, untuk melihat sejauh mana pencemaran udara yang terjadi di Kota Makassar,” ujar Zulkifly.

Ia menjelaskan, langkah pertama yang dilakukan adalah memastikan kondisi kualitas udara berdasarkan data dan hasil pemantauan BMKG.

Dari hasil koordinasi tersebut, BMKG menyampaikan bahwa kualitas udara Makassar berada dalam kategori sangat tidak sehat selama dua hari terakhir.

“Karena itu, pemerintah Kota segera menyiapkan langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat,” tuturnya.

Zulkifly mengungkapkan, berdasarkan penjelasan BMKG dalam rapat koordinasi, pencemaran udara di Makassar diduga sebagian besar dipengaruhi kiriman asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari sejumlah wilayah.

Sumber asap yang disampaikan dalam rapat antara lain kebakaran hutan di kabupaten tetangga, serta sejumlah kebakaran di Provinsi lain.

Kondisi tersebut diperkuat arah angin timur hingga tenggara yang membawa asap menuju wilayah Makassar.

“Jadi, sumbernya bisa kita katakan sebagian besar merupakan kiriman. Walaupun di Kota Makassar sendiri juga terdapat polusi udara akibat banyaknya kendaraan yang berlalu-lalang. Aktivitas transportasi ini turut menambah pencemaran,” jelasnya.

Pemkot Makassar bersama instansi terkait akan terus memantau perkembangan kualitas udara, termasuk faktor cuaca dan potensi sumber pencemaran lainnya.
Kasus ISPA Belum Meningkat Signifikan

Dari sisi kesehatan, Zulkifly menyebutkan laporan Dinas Kesehatan Kota Makassar menunjukkan belum terdapat peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang signifikan di puskesmas.

Namun, pemerintah tetap mewaspadai risiko kesehatan apabila kondisi pencemaran berlangsung dalam waktu lama.

Karena itu, Dinas Kesehatan diminta menyampaikan laporan setiap hari mengenai perkembangan kasus ISPA untuk mengetahui kemungkinan dampak pencemaran udara terhadap masyarakat.

“Kalau kondisi ini berkepanjangan, tentu ada potensi kedaruratan medis. Namun, berdasarkan masukan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan BMKG, saat ini belum terjadi kondisi yang mengharuskan sekolah diliburkan,” katanya.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara sedang tidak normal.

Selain langkah pencegahan langsung, Pemkot Makassar juga menyiapkan penguatan penyampaian informasi kualitas udara kepada masyarakat melalui aplikasi Lontara.

Zulkifly meminta Dinas Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan BMKG dan Dinas Lingkungan Hidup untuk menyajikan pembaruan hasil pengukuran kualitas udara setiap hari melalui platform tersebut.

Informasi ini diharapkan membantu masyarakat mengetahui kondisi udara sebelum beraktivitas di luar ruangan dan menyesuaikan kegiatan berdasarkan tingkat pencemaran.

“Ini sangat penting diketahui masyarakat. Dengan melihat status dan ukuran kualitas udara, masyarakat bisa mengetahui kondisi yang sedang terjadi sehingga dapat menyesuaikan aktivitasnya,” tuturnya

Zulkifly memastikan pembagian masker telah dimulai sejak sehari sebelumnya dan dilanjutkan pada Rabu (14/10/2026). Berdasarkan laporan yang diterimanya, stok masker dari Dinas Kesehatan tersedia untuk mendukung upaya tersebut. (*)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Email Telegram Copy Link
Previous ArticleDiskop UMKM Makassar Jemput Bola, 1.500 PKL dan Pelaku UMKM Difasilitasi dalam Program KUR
Next Article PERKUAT KEAMANAN DAN KEBERSIHAN BLOK HUNIAN, KEPALA KESATUAN PENGAMANAN LAPAS MAKASSAR BERIKAN ARAHAN KEPADA KEPALA KAMAR
Kilas News
  • Website

Related Posts

Makassar

Arahan Wali Kota, Sekda Boyong SKPD Turun ke Sekolah, Bagikan Masker Cegah Dampak Kabut Asap

Oktober 14, 2026
Makassar

PERKUAT KEAMANAN DAN KEBERSIHAN BLOK HUNIAN, KEPALA KESATUAN PENGAMANAN LAPAS MAKASSAR BERIKAN ARAHAN KEPADA KEPALA KAMAR

Oktober 14, 2026
Makassar

Diskop UMKM Makassar Jemput Bola, 1.500 PKL dan Pelaku UMKM Difasilitasi dalam Program KUR

Oktober 14, 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

11 Rekomendasi Kolam Renang Hotel di Jogja yang Dibuka untuk Umum, Spot Kece yang Wajib Dikunjungi

April 29, 20241,238 Views

2 Rekomendasi Kampus Jurusan Desain Komunikasi Visual di Jogja, Bakat dan Kreativitas Kamu Tuangkan di Sini!

Mei 27, 20241,219 Views

Kuliner Sidoarjo 24 Jam: Rekomendasi Tempat Makan Non-Stop Favorit

September 26, 2024538 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Most Popular

11 Rekomendasi Kolam Renang Hotel di Jogja yang Dibuka untuk Umum, Spot Kece yang Wajib Dikunjungi

April 29, 20241,238 Views

2 Rekomendasi Kampus Jurusan Desain Komunikasi Visual di Jogja, Bakat dan Kreativitas Kamu Tuangkan di Sini!

Mei 27, 20241,219 Views

Kuliner Sidoarjo 24 Jam: Rekomendasi Tempat Makan Non-Stop Favorit

September 26, 2024538 Views
Our Picks

Pengembalian Uang ke Negara Tidak Menghapus Pidananya,Aliansi Mahasiswa La Aji Renhoat Desak Periksa PPK Kantor UPP Tual

Oktober 14, 2026

Arahan Wali Kota, Sekda Boyong SKPD Turun ke Sekolah, Bagikan Masker Cegah Dampak Kabut Asap

Oktober 14, 2026

Temuan BPK Penyelenggaraan Angkutan Laut Perintis Trayek R-99, Aktivis Desak Kejaksaan Periksa PPK KSOP Biak dan PT. Pelayaran Mandala Sejahtera Abadi

Oktober 14, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • PEDOMAN SIBER
  • REDAKSI Kilas News
  • Kilas News | Media Informasi Terkini
© 2026 KILAS NEWS by WEBPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.