
Makassar – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar kembali melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) rutin sebagai langkah nyata dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari handphone ilegal dan narkoba, pada Selasa (5/5). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kuat dalam mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemberantasan Halinar.
Sidak kali ini menyasar seluruh kamar hunian pada Blok I/1 dan Blok I/2. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Makassar, Sutarno, yang turut turun langsung melakukan pemeriksaan guna memastikan tidak adanya barang terlarang di dalam kamar hunian Warga Binaan. Turut serta dalam kegiatan ini jajaran pejabat struktural serta staf pegawai Lapas Kelas I Makassar.
Pelaksanaan sidak dilakukan secara menyeluruh dan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku, dengan tetap mengedepankan prinsip pemasyarakatan yang humanis dan menjunjung tinggi hak-hak Warga Binaan. Pemeriksaan dilakukan secara teliti terhadap seluruh area kamar hunian sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Makassar menegaskan komitmennya untuk memastikan lingkungan Lapas tetap steril dari penggunaan handphone ilegal maupun peredaran narkoba, sehingga tercipta situasi yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh penghuni dan petugas.
Dalam keterangannya, Kepala Lapas Kelas I Makassar menegaskan bahwa kegiatan sidak rutin merupakan instrumen penting dalam menjaga integritas dan keamanan Lapas.
“Kami berkomitmen penuh untuk memastikan Lapas Kelas I Makassar bebas dari handphone ilegal dan narkoba. Sidak ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi langkah nyata dan konsisten dalam menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan pembinaan yang bersih dan kondusif,” tegas Sutarno.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan menciptakan Lapas yang bersih dari Halinar membutuhkan sinergi dan komitmen bersama dari seluruh jajaran petugas.
“Seluruh petugas harus memiliki integritas dan tanggung jawab yang tinggi. Tidak boleh ada celah bagi masuknya barang terlarang ke dalam Lapas. Ini adalah komitmen bersama yang harus kita jaga demi marwah institusi,” tambahnya.
Kegiatan sidak berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif. Dengan pelaksanaan sidak secara rutin dan berkelanjutan, diharapkan Lapas Kelas I Makassar dapat terus memperkuat sistem pengamanan serta memastikan lingkungan yang benar-benar bebas dari handphone ilegal dan narkoba, sejalan dengan tujuan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan humanis.(humas)


