Rutin, Ka SPKT Polres Sinjai Berikan Ceramah Agama Kepada Tahanan

SINJAI – Ka. SPKT Polres Sinjai Ipda Agus Salim kembali memberikan ceramah agama (tausyiah) kepada para tahanan. Kamis (19/1/2023).

Kegiatan Ka SPKT Polres Sinjai rutin dilaksanakan setiap hari Kamis dalam satu minggunya guna memberikan pemahaman agama dengan harapan para tahanan nantinya setelah menjalani hukuman kembali ketengah tengah masyarakat tidak lagi mengulangi perbuatannya dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam pelaksanaan ceramah ini, Ipda Agus Salim yang memberikan ceramah agama berada di ruang tahanan didampingi anggota Jaga Tahanan, sementara para tahanan mendengarkan langsung dalam ruang tahanan.

Kegiatan ceramah ini guna mengajak para tahanan Polres Sinjai untuk berperilaku kearah yang lebih baik lagi, dan lebih taat menjalankan ibadah perintah Allah SWT.

Dalam ceramahnya, Ipda Agus Salim mengajak para tahanan senantiasa bersyukur dan bersabar. “Walaupun dalam sel harus tetap bersyukur karena masih diberi oleh Allah kesehatan, bukti syukur kita dengan kesehatan adalah menggunakan kesehatan itu sesuai keinginan Allah. Seperti ibadah, contohnya sholat, mengaji dan berzikir.

Kemudian tak lupa untuk bersabar menjalani hukuman, Karena jika tidak sabar, apalagi sampai berniat mau melarikan diri. Bisa dipastikan hidup tidak akan bahagia karena terus dihantui dengan ketakutan, Beda halnya jika bersabar menjalaninya, dimana hukuman pasti akan berakhir. Setelah itu kita kembali berhak mendapatkan kebebasan dan berkumpul keluarga tanpa hantui lagi rasa ketakutan. Jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Sinjai Akbp Rachmat Sumekar, S.Ik.,M.Si mengharapkan dengan adanya pemberian siraman rohani ini kepada para tahanan Polres Sinjai dapat merubah diri dan menata kehidupannya yang lebih baik lagi nantinya setelah menjalani hukumannya.

“Diharapkan dengan dorongan untuk rajin beribadah, agar pelaku kriminal yang ditahan ini bisa instropeksi diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT sehingga tak mengulangi lagi perbuatan ketika kembali ke masyarakat atau sudah bebas dari hukumannya. Pungkasnya.

Red-st-Rusmankio