
Makassar- Semangat Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu istimewa di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar. Senin (17/8), Aula Lapas Kelas I Makassar menjadi tempat berlangsungnya kegiatan Pemberian Remisi Umum Tahun 2026 yang dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, bersama Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan dan Kota Makassar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan Mulyadi beserta jajaran, serta para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Makassar dan sekitarnya.
Dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebanyak 785 narapidana Lapas Kelas I Makassar memperoleh Remisi Umum Tahun 2026. Dari jumlah tersebut, 771 orang memperoleh Remisi Umum I, sementara 14 orang memperoleh Remisi Umum II. Besaran remisi yang diterima bervariasi mulai dari 1 hingga 6 bulan.
Pemberian remisi menjadi salah satu bentuk penghargaan atas perilaku baik dan kesungguhan warga binaan dalam mengikuti proses pembinaan selama menjalani masa pidana. Remisi juga diharapkan menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kedisiplinan, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat dengan membawa perubahan dan bekal yang positif.
Kepala Lapas Kelas I Makassar, Gumilar Budirahayu, menyampaikan bahwa remisi harus dimaknai sebagai bagian dari proses pembinaan yang memberikan motivasi bagi warga binaan untuk terus berubah dan menjadi pribadi yang lebih baik.
“Remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi merupakan bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi warga binaan untuk terus berproses, memperbaiki diri, dan meningkatkan kualitas diri. Setiap perubahan positif harus terus dijaga agar menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.”
Momentum peringatan kemerdekaan juga menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi antara Pemasyarakatan dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendukung pembinaan kemandirian. Pada kegiatan tersebut, Lapas Kelas I Makassar menerima bantuan alat dan mesin pertanian berupa traktor dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Bantuan alsintan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan sektor pertanian di Lapas Kelas I Makassar sekaligus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui sektor pertanian, warga binaan tidak hanya mendapatkan pengalaman dan keterampilan, tetapi juga didorong untuk menjadi lebih produktif dan memiliki kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.
“Bantuan alsintan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan kemandirian. Kami ingin memastikan bahwa warga binaan mendapatkan keterampilan dan pengalaman yang dapat menjadi bekal untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pidana,” ujar Gumilar.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pameran hasil karya warga binaan dari berbagai UPT Pemasyarakatan se-Sulawesi Selatan. Beragam hasil kerajinan dan produk pembinaan ditampilkan sebagai wujud nyata kreativitas, keterampilan, serta produktivitas warga binaan.
Pameran tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa proses pembinaan di Pemasyarakatan terus diarahkan pada perubahan yang nyata. Di balik tembok Lapas, terdapat berbagai potensi yang terus dikembangkan melalui pembinaan kepribadian maupun pembinaan kemandirian.
Remisi, bantuan alsintan, dan pameran hasil karya menjadi tiga bagian yang saling melengkapi dalam momentum Kemerdekaan tahun ini. Remisi memberikan apresiasi atas perubahan, pembinaan kemandirian memberikan bekal untuk masa depan, sementara karya menjadi bukti bahwa warga binaan mampu tumbuh, belajar, dan menghasilkan sesuatu yang bernilai.
Karena kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan masa lalu, tetapi juga tentang memberikan kesempatan untuk berubah dan menatap masa depan.
Dari Lapas Kelas I Makassar, semangat kemerdekaan terus diwujudkan melalui pembinaan, pengabdian, produktivitas, dan karya.
Terus Membina.
Terus Berkarya.
Terus Melangkah Menuju Indonesia yang Lebih Maju.
Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81.
Merdeka!(humas)


