
Makassar – Lapas Kelas I Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang disiplin, produktif, dan penuh apresiasi melalui pelaksanaan apel pagi yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada pegawai teladan periode April dan Mei serta penghargaan konten terbaik kepada peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Batch 3, Senin (18/5).
Kegiatan apel pagi yang berlangsung di lingkungan Lapas Makassar tersebut diikuti oleh seluruh pejabat struktural, staf pegawai, regu pengamanan, serta peserta magang Kemnaker Batch 3. Suasana apel berlangsung dengan tertib dan penuh semangat sebagai bentuk penguatan kedisiplinan serta komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam kesempatan tersebut, penghargaan Pegawai Teladan Periode April dan Mei diberikan kepada Ibu Arniati Santi dan Bapak Irfayandi atas dedikasi, loyalitas, integritas, serta kontribusi positif yang telah ditunjukkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi nyata dari pimpinan terhadap pegawai yang mampu menunjukkan etos kerja, tanggung jawab, serta semangat pengabdian yang tinggi.
Selain penghargaan kepada pegawai teladan, Lapas Makassar juga memberikan apresiasi kepada peserta magang Kemnaker Batch 3 untuk kategori konten terbaik. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas, inovasi, dan kemampuan peserta magang dalam menghasilkan konten informasi dan publikasi yang edukatif serta mampu memberikan citra positif bagi institusi.
Kepala Lapas Kelas I Makassar, Sutarno, dalam amanatnya menyampaikan bahwa pemberian penghargaan merupakan salah satu bentuk motivasi untuk terus meningkatkan semangat kerja, profesionalisme, dan kualitas pengabdian seluruh jajaran.
“Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh pegawai dan peserta magang untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi. Saya berharap budaya kerja positif seperti ini terus dipertahankan dan ditingkatkan demi mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin profesional, humanis, dan berintegritas,” ujar Sutarno.
Lebih lanjut, beliau juga menegaskan pentingnya membangun lingkungan kerja yang saling mendukung, kompetitif secara sehat, dan mampu melahirkan inovasi-inovasi positif dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki semangat kerja dan komitmen yang tinggi.
Pelaksanaan kegiatan ini menjadi salah satu upaya Lapas Makassar dalam menciptakan budaya kerja yang apresiatif dan inspiratif, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan kerja. Dengan adanya penghargaan tersebut, diharapkan seluruh jajaran dapat terus termotivasi untuk memberikan kinerja terbaik, meningkatkan disiplin, serta menjaga nama baik institusi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Melalui momentum apel pagi ini, Lapas Makassar terus meneguhkan komitmennya untuk menghadirkan tata kelola pemasyarakatan yang semakin baik, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang optimal.(humas)


