
Makassar – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Makassar mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar mempersiapkan diri dengan baik demi menjaga keselamatan selama berada di perjalanan.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang arus mudik. Berbagai tips keselamatan berkendara pun dibagikan guna meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas di jalan raya.
Kasatlantas Satlantas Polrestabes Makassar, Andi Husnaeni, mengingatkan para pengendara untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat.
Beberapa komponen penting yang perlu diperiksa antara lain rem, ban, lampu, oli, serta air radiator agar kendaraan tetap aman digunakan selama perjalanan jauh.
“Selain itu, pengendara juga harus memastikan bahan bakar kendaraan mencukupi sebelum memulai perjalanan,” ujar Andi Husnaeni, Senin (16/3/2026).
Selain kondisi kendaraan, kelengkapan dokumen juga menjadi hal yang wajib diperhatikan. Pengendara diimbau selalu membawa surat-surat penting seperti SIM, STNK, dan KTP selama perjalanan sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Pengemudi juga diingatkan agar tidak memaksakan diri mengemudi saat dalam kondisi lelah atau mengantuk. Pengendara disarankan beristirahat setiap dua hingga tiga jam perjalanan untuk menjaga konsentrasi dan menghindari potensi kecelakaan.
Di samping itu, masyarakat diminta memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat sebelum melakukan perjalanan jauh. Jika merasa sakit atau kurang fit, pengendara disarankan menunda perjalanan demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Kami juga menyarankan masyarakat untuk merencanakan rute perjalanan dengan baik, termasuk memahami jalur alternatif yang dapat digunakan jika terjadi kemacetan,” imbuhnya.
Tak hanya itu, pemudik juga diingatkan agar membawa barang secukupnya dan tidak melebihi kapasitas kendaraan. Hal tersebut penting untuk menjaga keseimbangan kendaraan serta kenyamanan selama perjalanan menuju kampung halaman.
Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa selama masa mudik akan dilakukan pengawasan serta pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan maupun kecelakaan guna memastikan arus kendaraan tetap berjalan lancar.
Apabila masyarakat mengalami kendala di perjalanan, lanjut Andi Husnaeni, kepolisian menyediakan layanan darurat yang dapat dihubungi selama 24 jam melalui layanan polisi di nomor 110.
“Layanan tersebut dapat diakses secara gratis dan siap memberikan respon cepat kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan,” jelasnya.
Ia berharap dengan berbagai persiapan yang dilakukan sejak awal, masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, serta selamat hingga tiba di tempat tujuan dan kembali berkumpul bersama keluarga.
Sumber : suryakabar


