Jasa Raharja Sulsel dan Bupati Luwu Utara Tingkatkan Peranan Pemerintah dalam SAFETY CAMPAIGN

LUWU UTARA – Upaya Penanggulangan kecelakaan lalu lintas dengan pemerintah dilakukan oleh Jasa Raharja Sulawesi Selatan dengan menggandeng Bupati Luwu Utara dalam program Safety Campaign bertajuk PPKL (Pemerintah Peduli keselamatan Lalu Lintas).

Penanggung jawab PT Jasa Raharja Samsat Luwu Utara, Moch Faisal Kafrawi, melakukan kunjungan di Kantor Bupati Luwu Utara, Rabu (16/08/2023).

Pada kunjungan tersebut pihak Jasa Raharja di sambut langsung oleh Bupati Luwu Utara, Ibu Hj. Indah Putri Indriani S.I.P., M.Si. diruang kerjanya.

Program PPKL yang melibatkan tokoh pemerintah dalam upaya sosialisasi kali ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Luwu Utara. Program ini merupakan salah satu upaya program pencegahan kecelakaan yaitu penyampaian pesan keselamatan oleh Bupati Luwu Utara yang nantinya dapat tersampaikan dan menjadi perhatian masyarakat kabupaten luwu utara.

Moch. Faisal Kafrawi menyampaikan, “Peran tokoh pemerintah akan memiliki kontribusi yang cukup besar dan efektif dalam memberikan himbauan, pesan dan edukasi terkait keselamatan berkendara, sehingga para penduduk akan semakin tertib dalam berlalu lintas,” ucapnya.

Safety campaign ini menyampaikan pesan kepada masyarakat mulai dari pentingnya menggunakan helm, mengecek kondisi kendaraan, etika dalam berkendara, dan mentaati rambu lalu lintas.

Selain itu juga fokus mengedukasi masyarakat untuk lebih sayang pada nyawanya sendiri, sebab selain diri sendiri, setiap individu pasti memiliki keluarga yang menanti di rumah atau seseorang yang disayangi.

Sementara itu, Bupati Luwu Utara, Ibu Hj. Indah Putri Andriani, S.IP.,M.Si menyampaikan pemerintah sangat mendukung dengan program ini.

“Saya merasa prihatin dengan korban kecelakaan lalu lintas yang didominasi oleh pelajar dan usia produktif, mengingat pelajar adalah generasi penerus bangsa dan usia produktif ialah tulang punggung keluarga. Jadi mari jaga diri, jaga keluarga, jaga generasi bangsa dengan hati hati dalam berkendara,” pungkasnya.

Beliau mengakui, melalui safety campaign, diharapkan pesan keselamatan dapat tersampaikan secara terus menerus sehingga dapat meningkatkan kesadaran penduduk akan tertib berlalu lintas sehingga terbentuklah generasi penerus yang sadar lalu lintas.

Berdasarkan data santunan Jasa Raharja Sulawesi Selatan, mayoritas korban kecelakaan merupakan usia produktif, karena itu peranan dari pihak pemerintah akan menjadi sangat penting, untuk bersama memberikan edukasi akan pentingnya budaya tertib berlalu lintas dan berkendara yang nantinya dapat menyelamatkan generasi bangsa dan meminimalisir terjadinya korban kecelakaan.

 

Sumber: Humas Jasa Raharja Sulsel

*/red-kio