Close Menu
Kilas NewsKilas News
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • DAERAH
    • METRO
    • INFO DESA
  • ADVERTORIAL
    • OLAHRAGA
    • BUDAYA
    • PEMERINTAHAN
    • TNI-POLRI

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Berbulan-bulan Akses Jalan Salugatta–Tinali Terputus, FPK Desak Kepastian Perbaikan dan Pemulihan Akses Masyarakat.

Oktober 24, 2026

GMNI Mamuju Tengah Desak Usut Dugaan Batching Plant Proyek RSUD Rp.143 Miliar – Alwi Jayadi: Kami Kawal Sampai Tuntas.!

Oktober 24, 2026

Jaga Stabilitas Harga Pangan, Appi Hadiri Peluncuran GPIPS Sulampua 2026 Bersama Mentan

Oktober 23, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Technology
  • Gaming
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Kilas NewsKilas News
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • DAERAH
    • METRO
    • INFO DESA
  • ADVERTORIAL
    • OLAHRAGA
    • BUDAYA
    • PEMERINTAHAN
    • TNI-POLRI
Subscribe
Kilas NewsKilas News
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
Beranda » Appi Ingin Urban Farming Masjid Bin Baz Jadi Model Ketahanan Pangan Perkotaan
Makassar

Appi Ingin Urban Farming Masjid Bin Baz Jadi Model Ketahanan Pangan Perkotaan

Kilas NewsBy Kilas NewsSeptember 4, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest Email
Share
Facebook WhatsApp Twitter Telegram

KilasNews/MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menghadiri langsung kegiatan panen melon di kawasan urban farming Masjid Bin Baz Bukit Baruga, Jumat (3/9/2026).

Dalam kunjungannya, Appi tidak hanya melihat proses budidaya, tetapi turut memanen dan memetik buah melon segar yang ditanam di dalam greenhouse.

Pada kesempatan ini, Appi mengapresiasi pengelolaan kebun melon juga didalamnya berbagai macam tanaman seperti anggur dan lainya,, karena dinilai mampu menjadi contoh urban farming yang produktif sekaligus terintegrasi dengan pengelolaan lingkungan.

“Kita melihat prosesnya dan melihat hasilnya urban farming. Artinya, dalam rentang waktu beberapa bulan banyak sekali hal yang bisa disisipkan, sehingga ada siklus yang tidak berhenti dari setiap bulannya,” kata Appi.

Urban farming merupakan konsep pertanian perkotaan yang memanfaatkan lahan terbatas, seperti halaman rumah, lahan kosong, maupun atap bangunan.

Konsep tersebut dinilai menjadi salah satu alternatif untuk mendukung ketahanan pangan di tengah keterbatasan lahan perkotaan.

Menurut Munafri, penggunaan greenhouse menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas tanaman karena budidaya tidak sepenuhnya bergantung pada kondisi cuaca.

“Dengan area greenhouse ini, kita tidak tergantung dengan cuaca. Ini benar-benar dilakukan untuk memastikan bahwa kebun ini bisa dijalankan atau bisa dibuat di mana saja. Yang penting intinya fokus dan kemauannya ada,” imbuh Appi.

Dia menegaskan, keberhasilan urban farming tidak hanya bergantung pada pembangunan sarana, tetapi juga konsistensi dalam merawat dan mengembangkan kebun.

“Kalau ada kemauan, pasti ada jalan. Ini perlu kita terus edukasi. Memang harus dirawat semuanya,” tegasnya.

Appi juga menilai konsep yang diterapkan di urban farming tersebut menarik karena mengintegrasikan budidaya tanaman dengan pengelolaan limbah dan sumber daya lingkungan di sekitar kawasan.

Salah satunya, air bekas wudu di masjid dikelola untuk kemudian dimanfaatkan kembali dalam penyiraman tanaman.

Sementara pupuk yang digunakan berasal dari bahan organik yang dihasilkan melalui pengelolaan biopori.

Selain pertanian, kawasan tersebut juga mulai mengembangkan sektor peternakan yang ke depan diharapkan dapat memperkuat konsep pertanian terintegrasi.

“Yang paling menarik adalah pola terintegrasi yang dilakukan ini. Hasil limbah buangan dari air wudu dikelola untuk kembali menyiram tanaman-tanaman yang ada,” tuturnya.

“Pupuk-pupuk yang dipergunakan juga pupuk organik yang datang dari biopori mereka,” tambah Appi.

Menurutnya, konsep tersebut dapat dikembangkan menjadi kawasan percontohan urban farming yang terintegrasi dengan lingkungan.

“Ini akan kita jadikan bentuk percontohan bagaimana zona urban farming yang terintegrasi dengan lingkungan yang ada,” jelasnya.

Appi bahkan menyebut urban farming di pelataran Masjid kawasan Bukit Baruga sebagai salah satu yang paling sukses di Makassar sejauh ini, khususnya dari sisi luasan dan kompleksitas pengelolaannya.

“Dengan luasan yang lebih besar. Ada yang sudah melakukan, tapi tidak sebesar ini dan tidak sekompleks ini,” jelasnya.

Appi menyebut masih banyak hal yang perlu dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas urban farming tersebut.

Mulai dari pemenuhan kebutuhan pupuk, pengembangan maggot, hingga peningkatan fasilitas dan infrastruktur pendukung.

“Banyak sekali, masih banyak. Sebenarnya masih banyak sekali untuk memastikan peningkatan produktivitas hasil dari pertaniannya. Pupuknya harus diperhatikan, ada mungkin maggot yang harus ditambah, fasilitas, infrastruktur, dan sebagainya,” pungkasnya. (*)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Email Telegram Copy Link
Previous ArticlePeringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Lapas Makassar Gelar Ceramah Agama bagi Warga Binaan
Next Article Terjadi Penyekapan Perwakilan aksi, Saat Demo Program P3-TGAI di Satker OP SDA Pompengan Jeneberang
Kilas News
  • Website

Related Posts

Makassar

Jaga Stabilitas Harga Pangan, Appi Hadiri Peluncuran GPIPS Sulampua 2026 Bersama Mentan

Oktober 23, 2026
Makassar

Usai Gelar Aksi Balai Pompengan, Koalisi Lintas Mahasiswa Lanjutkan Desak Kejaksaan Terkait Proyek Pemeliharaan Berkala Jaringan Irigasi Daerah Irigasi (D.I.) Lekopancing

Oktober 23, 2026
Makassar

Usai Geruduk Balai Pompengan, Koalisi Lintas Mahasiswa Siapkan Aksi Jilid II di Kejati Sulsel, Soroti Pemeliharaan Berkala Jaringan Irigasi Saluran Induk D.I. Bantimurung

Oktober 23, 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

11 Rekomendasi Kolam Renang Hotel di Jogja yang Dibuka untuk Umum, Spot Kece yang Wajib Dikunjungi

April 29, 20241,249 Views

2 Rekomendasi Kampus Jurusan Desain Komunikasi Visual di Jogja, Bakat dan Kreativitas Kamu Tuangkan di Sini!

Mei 27, 20241,220 Views

Kuliner Sidoarjo 24 Jam: Rekomendasi Tempat Makan Non-Stop Favorit

September 26, 2024541 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Most Popular

11 Rekomendasi Kolam Renang Hotel di Jogja yang Dibuka untuk Umum, Spot Kece yang Wajib Dikunjungi

April 29, 20241,249 Views

2 Rekomendasi Kampus Jurusan Desain Komunikasi Visual di Jogja, Bakat dan Kreativitas Kamu Tuangkan di Sini!

Mei 27, 20241,220 Views

Kuliner Sidoarjo 24 Jam: Rekomendasi Tempat Makan Non-Stop Favorit

September 26, 2024541 Views
Our Picks

Berbulan-bulan Akses Jalan Salugatta–Tinali Terputus, FPK Desak Kepastian Perbaikan dan Pemulihan Akses Masyarakat.

Oktober 24, 2026

GMNI Mamuju Tengah Desak Usut Dugaan Batching Plant Proyek RSUD Rp.143 Miliar – Alwi Jayadi: Kami Kawal Sampai Tuntas.!

Oktober 24, 2026

Jaga Stabilitas Harga Pangan, Appi Hadiri Peluncuran GPIPS Sulampua 2026 Bersama Mentan

Oktober 23, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • PEDOMAN SIBER
  • REDAKSI Kilas News
  • Kilas News | Media Informasi Terkini
© 2026 KILAS NEWS by WEBPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.