
Kilasnews/MAKASSAR –(28/11/2025) Program Jelajah Sampah Kota Makassar menuju Makassar Bebas Sampah resmi dilaunching di Kecamatan Biringkanaya. Kegiatan ini akan berlangsung mulai 19 November hingga 15 Desember 2025, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat sebagai bagian dari upaya kolaboratif mengurangi produksi sampah di lingkungan kota.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Wali Kota Makassar dan diwakili Asisten I Pemkot Makassar, Andi Muhammad Yasir. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa program Jelajah Sampah merupakan langkah konkret Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong keterlibatan aktif masyarakat menuju kota yang lebih bersih, sehat, dan tertata.
> “Penanganan sampah bukan hanya program, tetapi gerakan bersama. Masyarakat adalah ujung tombak keberhasilan Makassar Bebas Sampah,” tegasnya.
Camat Biringkanaya, Juliaman, turut memberikan sambutan dan menyatakan kesiapan wilayahnya untuk menjadi contoh kecamatan paling aktif mendukung gerakan kebersihan Kota Makassar.
“Biringkanaya siap menjadi pelopor. Mengurangi sampah bukan hanya tugas pemerintah, namun membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar menyampaikan bahwa Jelajah Sampah bertujuan tidak hanya mengangkut dan membersihkan sampah, tetapi juga melakukan edukasi publik, pemetaan persoalan sampah di tingkat kelurahan, serta memperkuat peran satgas kebersihan di lapangan sebagai garda terdepan.
Kegiatan launching turut dihadiri para lurah se-Kecamatan Biringkanaya, petugas dan satgas kebersihan, kader TP PKK, serta berbagai elemen masyarakat yang turut mengambil bagian dalam gerakan Makassar Bebas Sampah.
Dengan berlangsungnya program ini, pemerintah berharap mampu menjadi motor penggerak kesadaran kolektif masyarakat, menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.


